Berita

Kementerian Pertanian Siapkan Langkah Pencegahan Tangani Cuaca Ekstrem

Kementerian Pertanian Siapkan Langkah Pencegahan Tangani Cuaca Ekstrem

Bekasi (15/05) Apel pagi lingkungan Kementan kembali dilaksanakan dengan petugas apel dari Direktorat Jenderal Perkebunan. Pembina apel menyoroti tentang isu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Pertanian dan perkebunan sangat bergantung dengan cuaca. Di tengah cuaca ekstrem, Kementan telah mengambil beberapa langkah sebagai tindakan pencegahan. Pertama, pemantauan cuaca, sehingga dengan memahami kondisi cuaca, petani dapat mengatur jadwal irigasi. Kedua, konservasi air, melalui pengumpulan air hujan dan irigasi yang tepat sasaran, dapat menghemat air. Ketiga, diversifikasi tanaman, petani dapat memilih tanaman yg tahan panas. Keempat, manajemen penyakit dan hama. Kelima, pemanfaatan teknologi contohnya sensor serangga dan monitor cuaca. Serta keenam, hubungan dengan lembaga terkait, contohnya lembaga bantuan keuangan, serta pemberian bimbingan teknis untuk penanganan cuaca.

Melalui langkah-langkah penanganan tersebut harapannya target produksi pertanian tetap dapat tercapai dengan optimal.

Selesai apel, Kepala Karantina Pertanian Uji Terap, Raden Nurcahyo Nugroho juga menyampaikan “Di balik cuaca ekstrem yang melanda, pada Jumat (12/05) lalu, kita telah berdoa bersama mensyukuri capaian kinerja pertanian. Mari kita jadikan semangat untuk memberikan usaha yang terbaik, karena sekecil apapun usaha yang kita berikan telah turut mensukseskan capaian kinerja pertanian,” ujar Raden.

Beliau juga mengapresiasi panitia bimtek analisis risiko HPHK yang telah mentuntaskan kegiatan Sabtu (13/05) kemarin. “Usai kegiatan bimtek anrisk, seluruh ketua tim dimohon segera bersiap untuk bimtek dan kegiatan uji terap berikutnya,” pungkas Raden Nurcahyo.

Kami sudah dikunjungi lebih dari

6124

Total

3667

Bulan Ini

1583

Hari Ini